Rechercher dans ce blog

Friday, October 29, 2021

[POPULER PROPERTI] Ini Obyek Tanah Telantar yang Disita Negara - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Teuku Taufiqulhadi membenarkan tanah telantar yang tak dikelola akan dimasukkan ke dalam bank tanah.

Tanah telantar ini adalah yang sengaja tidak diusahakan, tidak digunakan, tidak dimanfaatkan ataupun dipelihara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanah yang memiliki HGB dan HGU yang telantar tan tidak dikelola, maka akan dimasukkan ke bank tanah,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (25/10/2021).

Artikel ini menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Jumat (29/10/2021).

Lantas, apakah tanah adat juga masuk ke dalam bank tanah? Jawabannya ada di sini Ini Obyek Tanah Telantar yang Bisa Disita Negara

Pembangunan gedung pencakar langit tertinggi di Indonesia, Autograph Tower, dipastikan tuntas Kuartal III-2022.

Asal tahu saja, Autograph Tower merupakan pencakar langit kategori supertall yang kelak menjulang 382,9 meter.

Untuk konstruksi fisik gedung dengan fungsi utama perkantoran, hotel Waldorf Astoria, sekolah internasional, dek observasi dan taman langit ini dilaksanakan oleh PT Acset Indonusa Tbk.

Sudah sejauh mana progres konstruksi yang dilaksanakan oleh Acset?

Penjelasannya bisa Anda dapatkan melalui tautan ini Tuntas 2022, Begini Progres Pencakar Langit Tertinggi di Indonesia

Rumah seken di Jabodetabek mengalami peningkatan harga kembali penjualan, baik secara tahunan maupun bulanan.

Hal ini tercermin dalam laporan 99 Group bertajuk Flash Report Pasaran Harga Rumah Seken September 2021.

Namun, terdapat satu kota yang mengalami penurunan jika dilihat secara bulanan dari Agustus 2021 ke September 2021 yaitu Bogor.

Seperti apa rinciannya?

Selanjutnya baca di sini Kecuali Kota Ini, Harga Jual Rumah Seken di Jabodetabek Meningkat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


[POPULER PROPERTI] Ini Obyek Tanah Telantar yang Disita Negara - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

Thursday, October 28, 2021

[POPULER SAINS] Di Ketinggian Berapa Kita Bisa Melihat Kelengkungan Bumi? | Ditemukan Mumi Berbaju Flamboyan - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Bumi itu bulat. Pembahasan terkait di ketinggian berapa kita bisa melihat kelengkungan Bumi pun menjadi salah satu berita populer Sains.

Selain itu, temuan mumi berbaju flamboyan yang ditemukan ahli di China akhir-akhir ini pun menjadi petunjuk baru kehidupan di zaman perunggu.

Berita soal 4 burung paling berbahaya hingga tragedi hiu gigit manusia yang sepertinya salah identifikasi mangsa pun menjadi berita populer lainnya.

Berikut rangkuman berita populer Sains sepanjang Kamis (28/10/2021) hingga Jumat (29/9/2021) pagi.

Di ketinggian berapa kita bisa melihat kelengkungan bumi?

Peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang mengatakan, memang ada ketinggian minimal untuk kita dapat mengamati sisi lengkung Bumi.

Ketinggian minimal tersebut bisa diperhitungkan dengan rumus Daya Urai Reayleigh, yaitu kemampuan mata untuk memisahkan atau membedakan dua objek yang jaraknya berdekatan, sehingga terlihat menjadi dua benda yang terpisah satu sama lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di mana di dalam rumus tersebut, terdapat panjang gelombang visual mata (5550 A, spektrum hijau), jarak dari pengamat ke ujung horison (meter atau km), dan diamater pupil manusia (4 mm jika tak berakomodasi, 8 mm jika berakomodasi maksimum). Berakomodasi maksudnya menggunakan alat bantu optik.

Selain rumus Daya Urai Rayleigh, Andi berkata, untuk mengetahui ketinggian minimum melihat kelengkungan Bumi, digunakan juga rumus Jarak Horisun, Sudut Kerendahan Ufuk (dip) dan tinggi temberang.

Untuk melihat kelengkungan Bumi dengan alat bantu optik, kita perlu berada di ketinggian minimun 111,7811 kilometer di atas permukaan Bumi.

Sementara jika kita ingin melihat kelengkungan Bumi, artinya kita harus berada di lokasi lebih tinggi lagi, yakni minimum sekitar 234,5559 kilometer di atas permukaan Bumi.

Adblock test (Why?)


[POPULER SAINS] Di Ketinggian Berapa Kita Bisa Melihat Kelengkungan Bumi? | Ditemukan Mumi Berbaju Flamboyan - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

POPULER GLOBAL: Singapura Selidiki Lonjakan Covid-19 yang Luar Biasa | Biden Salah Ucap soal Taiwan, Timbulkan Kekhawatiran - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Kabar mengenai Singapura yang menyelidiki lonjakan Covid-19 yang luar biasa menjadi berita yang paling banyak dibaca dari kanal Global.

Sementara itu, salah ucap Presiden AS Joe Biden soal Taiwan dianggap menimbulkan kekhawatiran di China dan Asia.

Berikut kami rangkumkan berita internasional terpopuler dari Kompas.com edisi Kamis (28/10/2021) hingga Jumat (29/10/2021).

Baca juga: POPULER GLOBAL: Mengapa Adolf Hitler Membenci Orang Yahudi? | Ibu Muda 24 Tahun Punya 21 Bayi

1. Singapura Selidiki Lonjakan Covid-19 yang Luar Biasa

Singapura akan menyelidiki lonjakan kasus Covid-19 yang luar biasa di negara tersebut.

Pada Rabu (27/10/2021), untuk pertama kalinya negara kota tersebut melaporkan 5.324 kasus Covid-19 terbaru dalam sehari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Negeri Singa” juga melaporkan 10 kematian baru akibat Covid-19 pada Rabu sebagaimana dilansir Reuters.

Bagaimana kelanjutan beritanya? Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Singapura Selidiki Lonjakan Covid-19 yang Luar Biasa

2. Biden Salah Ucap soal Taiwan, Timbulkan Kekhawatiran di China dan Asia

Ketika ditanya CNN pada Kamis (21/10/2021), apakah AS bersedia dan mampu membela Taiwan jika terjadi serangan oleh China, Biden menjawab: "ya dan ya."

Juru Bicara Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa tidak ada perubahan dalam kebijakan AS terkait Taiwan, kerja sama pertahanan terus dilakukan di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan, yang disahkan Kongres pada 1979, ketika Amerika Serikat dan Republik Rakyat China menjalin hubungan diplomatik.

Pemerintah China disebut prihatin dengan penguatan hubungan pertahanan antara Taiwan dan Amerika Serikat, di antara isu-isu lainnya.

Penasaran dengan kelanjutannya? Simak selengkapnya di sini.

Baca juga: Biden Salah Ucap soal Taiwan, Timbulkan Kekhawatiran di China dan Asia

3. Tali Pengamannya Dipotong Seseorang, Dua Tukang Cat Tergantung Setinggi 26 Lantai di Luar Gedung

Seorang wanita Thailand, yang tinggal di kondominium bertingkat, memotong tali pengaman dua tukang cat dan meninggalkan mereka tergantung setinggi 26 lantai di luar gedung sampai ada yang menyelamatkan mereka.

Wanita itu menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan dan perusakan properti, menurut Kolonel Pongjak Preechakarunpong, kepala kantor polisi Pak Kret.

Anda bisa membaca berita ini selengkapnya melalui tautan ini.

Baca juga: Tali Pengaman Tak Terpasang, Pria Ini Nyaris Tewas saat Terbang Layang di Swiss

4. 3.000 PLTU Batu Bara di Seluruh Dunia Harus Dimatikan Sebelum 2030

Sekitar 3.000 unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara di seluruh dunia harus dimatikan sebelum 2030 bila ingin mencegah kenaikan suhu di atas 1,5 derajat Celsius.

Hal tersebut ditekankan oleh lembaga think tank TransitionZero dalam laporan yang diterbitkan beberapa hari sebelum KTT perubahan iklim COP26.

COP26 bakal digelar di Glasgow, Skotlandia, mulai 31 Oktober hingga 12 November. Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: 3.000 PLTU Batu Bara di Seluruh Dunia Harus Dimatikan Sebelum 2030

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


POPULER GLOBAL: Singapura Selidiki Lonjakan Covid-19 yang Luar Biasa | Biden Salah Ucap soal Taiwan, Timbulkan Kekhawatiran - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

[POPULER MONEY] Pengecualian Harga Baru Tes PCR | Dirut Garuda Dituding Liburan Pakai Fasilitas Kantor - Kompas.com - Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menurunkan harga tes Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) menjadi Rp 275.000 di Jawa-Bali dan Rp 300.000 di daerah lain.

Tarif tes terbaru ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan secara mandiri atau atas permintaan sendiri di laboratorium maupun rumah sakit.

Namun, tarif tersebut tidak berlaku bagi rumah sakit yang mendapat bantuan dari pemerintah.

Baca juga: Garuda Indonesia Berikan Promo Tes PCR Seharga Rp 260.000

Berita lainnya,  Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dituding memakai fasilitas kantor untuk berlibur bersama keluarga ke luar negeri.

Ia pun dilaporkan oleh Serikat Pekerja Garuda Indonesia ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua kabar tersebut masuk ke deretan berita populer Money hari ini, Jumat (29/10/2021).

Selain itu, ada berita populer lainnya yang dirangkum Kompas.com sebagai berikut:

Baca juga: Andai Bangkrut, Posisi Garuda Digantikan Pelita Air Milik Pertamina

1. Tarif Terbaru Tes PCR Tak Berlaku bagi Rumah Sakit yang Dapat Bantuan Pemeriksaan dari Pemerintah

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Di dalam SE itu disebutkan bahwa tarif tes Covid-19 jenis RT-PCR terbaru ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan secara mandiri atau atas permintaan sendiri di laboratorium maupun rumah sakit.

Akan tetapi, ada pengecualian untuk pengenaan tarif tes RT-PCR tersebut.

Baca selengkapnya di sini

2. Satgas Kembali Sita Uang hingga Properti milik Pengemplang BLBI, Ini Rinciannya

Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali menyita dan memblokir sejumlah aset debitor/obligor penerima dana BLBI pada tahun 1998 lalu.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD menyebut, aset yang disita tersebar di beberapa wilayah berupa tanah dan bangunan. Aset pun berupa uang tunai dalam bentuk rupiah dan dollar AS.

"Sampai dengan saat ini, tim Satgas BLBI terus bekerja untuk mengembalikan hak negara, di mana sejumlah aset kredit telah dikembalikan ke kas negara dan sejumlah aset properti juga telah dikuasai negara," kata Mahfud dalam konferensi pers progress Satgas BLBI, Rabu (27/10/2021).

Baca selengkapnya di sini

3. Daftar Bank yang Akan Turunkan Biaya Transfer Jadi Rp 2.500

Bank Indonesia menargetkan sistem baru BI Fast Payment bisa beroperasi secara penuh pada minggu kedua Desember 2021. Salah satu manfaat BI Fast Payment adalah biaya transfer antar bank menjadi lebih murah, hanya Rp 2.500.

Pada tahap awal, BI Fast difokuskan untuk layanan transfer kredit individual. Untuk tahap awal, hanya beberapa bank yang bisa menjalankan BI Fast Payment. Lalu, bank mana saja yang bisa menerapkan biaya transfer Rp 2.500 lebih dahulu?

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bilang, BI-Fast dibangun untuk mendukung konsolidasi industri dan integrasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) nasional secara end-to-end, bersifat national driven sebagai wujud implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, dan mendukung tercapainya sistem pembayaran yang cepat, murah, mudah, aman, dan andal.

Baca selengkapnya di sini

4. Karyawan Tuding Dirut Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Manajemen Garuda: Seluruh Biaya Ditanggung Pribadi

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dilaporkan oleh Serikat Pekerja Garuda Indonesia ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Irfan dituding telah menggunakan fasilitas perusahaan untuk mengajak keluarganya saat menghadiri forum resmi sembari menikmati liburan.

Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) menyebut, sebagai perusahaan dengan kondisi yang memerlukan perhatian dirut selama 24 jam, seharusnya undangan pertemuan International Cairan Transport Association (IATA) di New York, Amerika Serika didelegasikan kepada bawahannya, seperti yang biasa dilakukan oleh dirut sebelumnya.

Baca selengkapnya di sini

5. Garuda Bantah Dirutnya Liburan Keluarga ke AS Pakai Fasilitas Kantor

Sejumlah pekerja yang tergabung dalam Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) melaporkan Dirut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra, ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Serikat karyawan BUMN penerbangan ini menuding Irfan menggunakan fasilitas perusahaan untuk berlibur bersama keluarganya ke Amerika Serikat dan Eropa.

Awalnya, Sekarga mendapat informasi adanya penerbitan Kartu Member Garuda Indonesia yaitu GA Miles Platinum VIP terhadap 4 orang keluarga Dirut Garuda yakni anak, menantu, dan cucu.

Baca selengkapnya di sini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


[POPULER MONEY] Pengecualian Harga Baru Tes PCR | Dirut Garuda Dituding Liburan Pakai Fasilitas Kantor - Kompas.com - Kompas.com
Read More

POPULER NASIONAL Banding Kubu Moeldoko pada AHY Ditolak | Megawati Minta Kader Patuh Aturan - Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini berita populer nasional Tribunnews selama 24 jam terakhir.

Banding yang diajukan Demokrat kubu Moeldoko terhadap Ketua Umum partai berlambang Mercy ini, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ditolak Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Putusan itu dibacakan pada 18 Oktober 2021 dengan Nomor 547/PDT/2021/PT DKI.

Sementara itu, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memperingatkan para kader agar patuh terhadap aturan partai.

Ia menegaskan lebih baik kader PDIP mengundurkan diri jika tak loyal dan tak bersedia menjalankan tugas partai.

Baca juga: Desak Pemerintah untuk Hapus Syarat PCR untuk Penerbangan, Cak Sholeh: Kenapa Hanya Pesawat?

Baca juga: Pemerintah Larang Laboratorium atau Klinik Jual Paket Tes PCR per Jam

Dirangkum Tribunnews, simak berita populer nasional berikut ini:

1. Harga Tes PCR Turun

Tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Menteng melakukan tes usap antigen dan PCR gratis kepada warga dalam pelaksaan Program Seruling di Masjid Jami Assuhaimah, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (9/9/2021). Program yang dinamakan Seruling (Swab Seru Keliling) itu dilaksanakan setiap Selasa, Kamis, dan Jumat di lokasi yang berbeda-beda yang bertujuan untuk memutus penularan Covid-19 dari orang tanpa gejala. Tribunnews/Jeprima
Tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Menteng melakukan tes usap antigen dan PCR gratis kepada warga dalam pelaksaan Program Seruling di Masjid Jami Assuhaimah, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (9/9/2021). Program yang dinamakan Seruling (Swab Seru Keliling) itu dilaksanakan setiap Selasa, Kamis, dan Jumat di lokasi yang berbeda-beda yang bertujuan untuk memutus penularan Covid-19 dari orang tanpa gejala. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali melakukan evaluasi mengenai batas tarif tertinggi pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Harga terbaru tes PCR untuk wilayah Jawa dan Bali yakni Rp 275 ribu.

Sementara harga tes PCR Rp 300 ribu untuk luar Jawa dan Bali.

Adblock test (Why?)


POPULER NASIONAL Banding Kubu Moeldoko pada AHY Ditolak | Megawati Minta Kader Patuh Aturan - Tribunnews.com
Read More

[POPULER TREN] Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2021 | Indonesia Juara Dunia Penyiksa Satwa - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - 10 link twibbon dan logo Hari Sumpah Pemuda 2021 menjadi artikel yang paling banyak dibaca di kanal Tren.

Berikutnya ramai soal parkir gratis di Indomaret dan Alfamart dan klarifikasi soal apakah benar parkir di Indomaret dan Alfamart memang gratis.

Tak kalah ramai soal syarat dan prosedur balik nama sertifikat warisan, saran epidemiolog soal wacana tes PCR untuk semua transportasi, dan "Indonesia Juara Dunia Penyiksa Satwa".

Berikut berita terpopuler Tren, Kamis (28/10/2021) hingga Jumat (29/10/2021):

1. Link twibbon Hari Sumpah Pemuda 2021

Hari Sumpah Pemuda tahun2021 diperingati pada Kamis (28/10/2021). Tema Hari Sumpah Pemuda ke-93 adalah Bersatu, Bangkit dan Tumbuh.

Link Twibbon Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 dapat dilihat dan didownload di sini, untuk merayakan Hari Sumpah Pemuda 2021.

2. Benarkah parkir di Indomaret dan Alfamart gratis?

Unggahan foto spanduk 'parkir gratis' di Indomaret dan Alfamart viral di Twitter pada Rabu (27/10/2021). Spanduk pertama berisi tulisan bahwa parkir di Indomaret gratis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila ada pihak yang meminta uang parkir, maka pembeli bisa melaporkan ke polsek terdekat. Terdapat nomor telepon Polsek Bekasi Selatan dan Polres Metro Bekasi.

Begini klarifikasinya:

3. Prosedur balik nama sertifikat tanah warisan

Sertifikat tanah hasil warisan harus segera dibalik nama agar hak kepemilikannya bisa kuat dan jauh dari masalah.

Kepemilikan tanah karena proses warisan biasanya terjadi ketika orang tua sebagai pemilik sahnya meninggal dunia atau sengaja diwariskan ketika mereka masih hidup. 

Bagaimana syarat dan prosedur balik nama sertifikat tanah warisan?

4. Tanggapan epidemiolog soal PCR untuk transportasi

Pemerintah mewacanakan pemberlakukan kewajiban tes polymerase chain reaction (PCR) untuk semua penumpang moda transportasi.

Sejauh ini, hanya pelaku perjalanan udara yang diwajibkan membawa hasil negatif tes PCR. Rencana tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (25/10/2021).

Berikut pandangan epidemiolog:

5. Indonesia juara dunia penyiksa satwa

Indonesia sempat menduduki peringkat teratas sebagai netizen paling tidak sopan di Asia Tenggara.

Setelah ditelisik ernyata menurut laporan Digital Civility Index (DCI) Microsoft, pada 2020 Indonesia juga menduduki peringkat pertama dalam prestasi medsos paling banyak menayangkan adegan penyiksaan satwa.

Bagaimana bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


[POPULER TREN] Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2021 | Indonesia Juara Dunia Penyiksa Satwa - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

[POPULER JABODETABEK] Pengakuan Pengemudi Taksi Online yang Tabrak 2 Jambret hingga Tewas | Respons Warga soal Tarif Tes PCR Rp 275.000 - Kompas.com - Megapolitan Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengakuan pengemudi taksi online yang menabrak dua jambret di Tebet, Jakarta Selatan, menjadi berita terpopuler di Megapolitan Kompas.com.

Berikut rangkuman empat berita populer sepanjang Kamis kemarin.

1. Pengakuan Pengemudi Taksi Online yang Tabrak 2 Jambret hingga Tewas: Saya Kejar, Tabrak, Dia Mental

Dua penjambret tewas ditabrak mobil korbannya di Jalan Abdullah Syafei, tepatnya dekat Jalan Masjid Al Makmur, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/10/2021) dini hari.

Menurut pengakuan korban, Eko, insiden bermula ketika dirinya didekati seorang pria pada Rabu dini hari. Saat itu Eko sedang mangkal di pinggir jalan dan memainkan telepon genggamnya.

Pria tersebut bertanya kepada Eko apakah dirinya melayani jasa offline. Eko menolak tawaran tersebut.
“Beberapa menit kemudian, datang satu motor. Tiba-tiba handphone saya diambil,” ujar Eko dalam video yang diterima Kompas.com.

Baca selengkapnya di sini.

2. Sopir Taksi Online Tabrak 2 Penjambretnya hingga Tewas, Apakah Bisa Dipidana?

Seorang sopir taksi online menabrak dua penjambret hingga tewas karena ponselnya dijambret kedua pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peristiwa itu terjadi di Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/10/2021) dini hari.

Apakah sopir taksi online tersebut bisa dipidana atas perbuatannya menewaskan penjambret?

Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia Ganjar Laksamana menilai, perbuatan yang dilakukan sopir taksi online itu bisa saja dikecualikan dari unsur pidana.

"Itu kalau di hukum pidana ada yang namanya dasar penghapus pidana. Meskipun seseorang perbuatannya memenuhi unsur pidana yang ada di undang-undang, dia tidak dipidana kalau, salah satunya, adalah karena ada unsur bela paksa," kata Ganjar saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/10/2021).

Baca selengkapnya di sini.

3. Ingat, Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 13 Kawasan di Jakarta Berlaku Mulai Hari Ini

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan sanksi tilang kepada pelanggar sistem ganjil genap Jakarta mulai hari ini, Kamis (28/10/2021).

Sistem ganjil genap diberlakukan di 13 ruas jalan di Jakarta setiap Senin-Jumat pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.

Sementara itu, para pelanggar sistem ganjil genap Jakarta akan dikenakan sanksi tilang yang mengacu pada Pasal 287 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yakni denda maksimal Rp 500.000.

Baca selengkapnya di sini.

4. Tarif Tes PCR Kini Rp 275.000, Warga: Kalau Bisa Murah, Kenapa Dulu Harganya Mahal Banget?

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menurunkan batas biaya tertinggi tes polymerase chain reaction (PCR).

Batas biaya tertinggi tes PCR di Jawa-Bali Rp 275.000 dan Rp 300.000 untuk daerah di luar dua pulau itu. Ketentuan ini berlaku mulai Rabu (27/10/2021).
Sejumlah masyarakat pun memberikan tanggapan beragam terkait kebijakan baru tersebut.

Seperti Ice Dessy (31), karyawan swasta di Jakarta ini kerap bolak-balik Jakarta Medan untuk menemui orangtuanya.

Dia merasa senang sekaligus jengkel dengan adanya kebijakan penurunan harga PCR ini.

Baca selengkapnya di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


[POPULER JABODETABEK] Pengakuan Pengemudi Taksi Online yang Tabrak 2 Jambret hingga Tewas | Respons Warga soal Tarif Tes PCR Rp 275.000 - Kompas.com - Megapolitan Kompas.com
Read More

POPULER HARI INI: Ramalan Zodiak 4 Juli hingga Spoiler Drakor Alchemy of Souls - Pikiran Rakyat Bekasi - Pikiran Rakyat Bekasi

PR BEKASI - Berikut ini beberapa berita populer yang dirangkum untuk pembaca setia Pikiranrakyat-Bekasi.com pada Senin, 4 Juli 2022. Te...