Rechercher dans ce blog

Tuesday, July 20, 2021

[POPULER TREN] Hoaks Covid-19 Merenggut Nyawa Papaku... | Masak Daging Kurban, Cuci Dulu atau Tidak? - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan menghiasi laman Tren sepanjang Selasa (20/7/2021).

Kisah Helmi yang kehilangan ayahnya dampak berita hoaks Covid-19, mendominasi perhatian pembaca.

Selain itu, informasi perihal cara memasak daging kurban, mitos daging kambing sebabkan hipertensi, dan 3 kelompok penerima daging kurban, juga menarik perhatian publik.

Berikut berita terpopuler di laman Tren sepanjang Selasa (20/7/2021) hingga Rabu (21/7/2021) pagi:

1. Hoaks Covid-19 merenggut nyawa Papaku

Kisah Helmi yang kehilangan ayahnya karena Covid-19, viral di media sosial.

Dia menyebutkan, selain Covid-19 ayahnya terpapar berita-berita hoaks yang berperan besar memperparah kondisinya.

"Setelah pertarungan beberapa hari, Papa kalah perang melawan Covid-19. Apa yang menyebabkan Papa kalah? Hoax berperan besar dalam hal ini, di luar komorbid," tulis dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa yang diceritakan Helmi menjadi gambaran bahwa hoaks yang selama ini menyebar seputar Covid-19 bisa berpengaruh sangat besar.

Kisah lengkapnya dapat dibaca di sini:

Kisah Helmi, Hoaks Covid-19 yang Merenggut Nyawa Papaku...

Ilustrasi daging kambingfreepik Ilustrasi daging kambing

2. Cara memasak daging kurban

Daging kurban, baik itu sapi atau kambing, dibagikan bagi mereka yang berhak.

Sebelum mengolah atau menyimpan daging-daging tersebut, ada dua pendapat yang berkembang.

Pertama, dicuci terlebih dulu. Kedua, ada pula yang menyarankan agar tak dicuci.

Lalu, mana yang benar? Seperti apa proses yang dianjurkan saat mengolah/menyimpan daging?

Simak penjelasannnya di sini:

Masak Daging Kurban, Mana yang Benar: Cuci Dulu atau Tidak?

3. Benarkah daging kambing memicu darah tinggi?

Daging kambing dapat diolah menjadi sate atau gulai.

Namun tidak semua orang di Hari Raya Idul Adha dapat mengkonsumsi daging kambing.

Terutama bagi mereka yang mempunyai riwayat darah tinggi atau hipertensi.

Sebab selama ini diyakini, daging kambing dapat memicu darah tinggi atau hipertensi. Benarkah?

Simak penjelasannya di sini:

Mitos atau Fakta: Daging Kambing Picu Darah Tinggi atau Hipertensi?

Ilustrasi hewan kurban.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Ilustrasi hewan kurban.

4. Kelompok yang mendapat daging kurban

Tahun ini merupakan keduakalinya ibadah kurban dilaksanakan pada masa-masa pandemi Covid-19.

Menilik dari maknanya, kurban berarti simbol syukur dengan menyembelih hewan dengan maksud menjalankan perintah Allah SWT dan mendekatkan diri kepada Maha Pencipta.

Hewan yang disembelih yaitu sapi, kerbau, dan kambing atau domba.

Sebagai simbol syukur, biasanya hewan kurban yang sudah disembelih akan dibagikan kepada mereka yang berhak.

Dalam Islam juga diatur siapa saja kelompok yang berhak menerima daging kurban. Berikut ini daftarnya:

3 Kelompok yang Berhak Menerima Daging Kurban

Adblock test (Why?)


[POPULER TREN] Hoaks Covid-19 Merenggut Nyawa Papaku... | Masak Daging Kurban, Cuci Dulu atau Tidak? - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

No comments:

Post a Comment

POPULER HARI INI: Ramalan Zodiak 4 Juli hingga Spoiler Drakor Alchemy of Souls - Pikiran Rakyat Bekasi - Pikiran Rakyat Bekasi

PR BEKASI - Berikut ini beberapa berita populer yang dirangkum untuk pembaca setia Pikiranrakyat-Bekasi.com pada Senin, 4 Juli 2022. Te...