/data/photo/2021/07/13/60eda0a14e0e3.png)
KOMPAS.com - Belakangan ada kabar viral di sosial media tentang cara mendeteksi keaslian oximeter dengan pensil. Bagaimana cara kerja si kecil yang penting untuk pasien Covid-19 ini menjadi salah satu berita populer Sains Kompas.com edisi Selasa (13/7/2021) hingga Rabu (14/7/2021).
Berita lain yang datang dari Indonesia, para ilmuwan mengungkap bahwa ada 252 jenis sate di Indonesia. Wah, sate apa saja dan dari mana saja ya?
Efikasi vaksin Sinovac di Turki menunjukkan presentase yang lebih tinggi dibanding tes di negara lain, yakni mencapai 83,5 persen.
Terakhir, perbedaan vaksin Sinovac dan Sinopharm juga masih banyak yang ingin mengetahuinya.
Baca juga: [POPULER SAINS] Bahaya Tes Antigen Sendiri | Air Kelapa Percepat Kesembuhan Covid-19?
Berikut rangkuman singkatnya:
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), oximeter nadi terdiri dari sensor (atau probe) dan layar monitor. Sensor atau probe terletak di bagian yang dipasang di jari dan mendeteksi berapa presentase hemoglobin dalam aliran darah di jari.
Hasil pengukuran ini ditampilkan sebagai gelombang denyut nadi di monitor yang kemudian diterjemahkan sebagai angka saturasi oksigen.
Semua oksimeter nadi (baik jari dan telinga) memiliki probe yang dilengkapi dengan LED sinar merah. Ada dua lampu dalam sensor, satu lampu merah dan satu lampu inframerah.
Oximeter mengukur seberapa banyak cahaya yang diserap oleh darah. Ini memberitahu kita berapa banyak oksigen yang terkandung di dalam darah.
Baca selengkapnya tentang saturasi oksigen dan oximeter di sini:
Viral, Tes Keaslian Oximeter Pakai Pensil, Begini Cara Kerja Alat Ini
2. Indonesia ternyata punya 252 jenis sate
Pakar kuliner Universitas Gadjah Mada Murdijati Gardjito mengatakan, ada 252 ragam sate yang bisa ditemui di Indonesia.
Jumlah tersebut terbagi menjadi 175 ragam sate yang bisa ditelusuri asal-usulnya dan 77 ragam sate yang tak bisa diketahui asal-usulnya.
Murdijati yang juga Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan UGM ini menyebut bahwa 175 jenis sate yang diketahui asal-usulnya ini dapat ditemukan di hampir semua daerah kuliner di Indonesia, kecuali Lampung dan Mandar yang tak memiliki sate sebagai makanan tradisionalnya.
Lebih lanjut, ia juga mencatat bahwa wilayah yang memiliki ragam sate paling banyak adalah Yogyakarta. Daerah tersebut mempunyai 21 jenis sate.
Sementara itu, posisi selanjutnya ditempati Semarang yang memiliki 12 ragam sate, serta Bali dan Pekalongan yang masing-masing terdapat 11 ragam sate.
Adapun untuk membuat sate, Murdijati menyebut bahwa bahan-bahan didominasi dengan daging sapi (48,05 persen). Pilihan bahan lainnya yakni daging ayam (37,66 persen) dan daging kambing (20,77 persen).
Apa saja bumbu yang digunakan untuk sate Indonesia? Selengkapnya baca di sini:
Mengejutkan, Indonesia Ternyata Memiliki 252 Jenis Sate
3. Efikasi vaksin Sinovac di Turki 83,5 persen
Hasil uji klinis vaksin Sinovac di Turki menunjukkan efikasi atau kemanjuran yang tinggi terhadap populasi usia 18-59 tahun.
Vaksin Covid-19 CoronaVac menunjukkan 83,5 persen efektif melindungi dari SARS-CoV-2.
Data ilmiah dari uji klinis ini telah diterbitkan di jurnal Lancet pada 8 Juli 2021.
Para peneliti menyimpulkan bahwa CoronaVac, vaksin yang berasal dari virus SARS-CoV-2 yang dinonaktifkan (innactivated viruses), telah terbukti dapat ditoleransi dengan baik pada individu berusia 18 tahun ke atas, dalam uji coba fase 1/2.
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech, China ini juga memberikan respons yang baik dalam melindungi dari infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
"Kami menyajikan hasil kemanjuran dan keamanan sementara dari uji klinis fase 3 CoronaVac di Turki," tulis peneliti, seperti dikutip Kompas.com dari jurnal Lancet, Selasa (13/7/2021).
Selengkapnya baca di sini:
Efikasi Vaksin Sinovac di Turki Efektif 83,5 Persen Lindungi dari SARS-CoV-2
4. Perbedaan vaksin Sinovac dan Sinopharm
Dua vaksin yang sudah digunakan di Indonesia adalah Sinopharm dan Sinovac.
Keduanya merupakan vaksin buatan dari China dan telah mendapatkan rekomendasi penggunaan sebagai vaksin Covid-19. Artikel ini akan membahas perbedaan kedua vaksin ini.
Vaksin CoronaVac adalah vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac China National Pharmaceutical Group.
Sedangkan BIBP adalah vaksin yang dibuat oleh Sinopharm China National Pharmaceutical Group.
Vaksin dari Sinovac dan Sinopharm keduanya menggunakan teknologi virus yang dilemahkan. Vaksin ini dibuat dari virus yang telah dimatikan melalui proses kimiawi. Virus yang telah mati ini tidak akan menyebabkan manusia mengalami infeksi Covid-19.
Baca selengkapnya tentang kedua vaksin ini di sini:
Simak Perbedaan Vaksin Sinovac dan Sinopharm
[POPULER SAINS] Cara Kerja Oximeter | Indonesia Punya 252 Jenis Sate - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More
No comments:
Post a Comment