Penulis: Yosepha Pusparisa
Editor: Annissa Mutia
19/7/2021, 14.20 WIB
Mayoritas masyarakat Indonesia menjadikan televisi sebagai rujukan utama dalam mendapatkan informasi perkembangan Covid-19. Media sosial juga menjadi rujukan masyarakat paling populer dalam memperbaharui berita pandemi. Ini tergambar dari survei Lembaga Survei Indonesia (LSI).
Mayoritas responden atau 75,3% masyarakat mengungkapkan menonton televisi untuk mendapat berita seputar Covid-19 dan 24,6% respon lainnya mengaku tak menjadikan televisi rujukan utama. Selanjutnya, WhatsApp menjadi media kedua terpopuler sumber informasi Covid-19 bagi masyarakat Indonesia dengan persentase 40,2% responden.
Medium internet lainnya juga banyak digunakan masyarakat mengakses informasi pandemi, seperti Facebook (33,9%), mesin pencari (30,1%), dan Instagram (20,2%). Sementara itu, Twitter dimanfaatkan 8,6% responden dan diikuti TikTok sebesar 7,3%.
(Baca: Masyarakat Indonesia Paling Banyak Akses Berita dari Media Daring)
Hanya segelintir masyarakat yang masih mengandalkan media cetak untuk menggali informasi tentang Covid-19. Hanya 10% responden yang mengaku membaca Koran untuk mendapatkan berita soal pandemi.
LSI menyebar survei nasional melalui telepon pada 20-25 Juni 2021. Riset ini menjaring 1.200 responden secara acak dari seluruh provinsi di Indonesia. Toleransi kesalahan (margin of error) survei ±2,88% dengan tingkat kepercayaan 95%.
LSI: Televisi dan Media Sosial Paling Populer Jadi Rujukan Berita Covid-19 | Databoks - Databoks
Read More
No comments:
Post a Comment